Kisruh Sepakbola Peru Membuka Kembali Peluang Italia dan Chile

Prediksibolabm88 – Kisruh Sepakbola Peru Membuka Kembali Peluang Italia dan Chile. Timnas Italia dan serta Timnas Chile masih memiliki sedikit harapan untuk kembali tampil di Piala Dunia yang akan berlangsung di Rusia, kabar tentang hal ini terjadi setelah Timnas Peru sedang mengalami situasi kisruh sepakbola nasional. Negara terakhir yang telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018.

 

Menurut kabar yang dilansir dari media The Mirror, Peru terindikasi akan melanggar aturan dari FIFA. Setelah munculnya sebuah rancangan undang-undang yang telah diajukan oleh seorang wanita (Palorma Noceda) anggota kongres Peru di Parlemen. Undang-undang yang telah diajukan tersebut disebutkan, anggota dewan parlemen ingin mengambil alih kendali kepengurusan federasi sepakbola negara hingga terpilih pemimpin baru nanti nya.

 

Tentu saja FIFA tidak mengizinkan federasi sepakbola dari suatu negara harus diatur langsung oleh badan eksekutif pemerintah. Hal ini pun bisa berbuntut panjang dan menbuat pihak dari federasi sepakbola Peru terancam sanksi, seperti yang pernah dialami oleh negara Indonesia beberapa waktu yang lalu sehingga kompetisi yang berada di Indonesia harus dibekukan oleh pihak FIFA.

 

Jika ini benar-benar terjadi maka FIFA besar kemungkinan akan mencabut status keberhasilan Peru dan akan menggantikannya dengan tim lain yang masuk dalam babak play off kemarin.

 

FIFA memiliki hak istimewa untuk menentukan siapa yang layak mengisi satu slot kosong bila Peru mendapat hukuman tak bisa ambil bagian dalam pergelaran empat tahunan tersebut. Mereka boleh menunjuk negara mana pun tanpa harus berdiskusi dengan badan-badan lain.

 

Italia dan Chile pun berpeluang untuk menggantikan posisi dari Peru di Piala Dunia 2018 yang akan diselenggarakan di Rusia, sebab memiliki peringkat paling bagus dibandingkan negara-negara lain yang gagal lolos dari fase Playoff.

 

“Apabila ada asosiasi (dari 32 negara yang lolos) mengundurkan diri atau terpaksa dinyatakan tak bisa berkompetisi, maka FIFA selaku penyelenggara turnamen akan mengambil keputusan atau mengambil tindakan yang dirasa perlu,” demikian bunyi Artikel 7 Regulasi FIFA.

 

“Komite penyelenggara FIFA menpunyai hak secara khusus memutuskan untuk mengganti asosiasi yang bersangkutan dengan asosiasi lain,” seperti dalam aturan tertulis FIFA.

 

Walau pun demikian, rancangan undang-undang tersebut. Belum tentu akan disetujui oleh semua dewan anggota parlemen dalam waktu dekat ini, seperti yang diketahui anggota kongres yang mengajukan yakni Paloma Noceda, belum mendapatkan banyak dukungan sehingga kemungkinan masih sulit terlaksanakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *